Thursday, November 06, 2008

Catch the Crooks - Laporkan & Tangkap Preman

Guys...how many of you had a bad experience with criminals? How many of you fought back to them? Were you injured? Was it harmful? Have you reported it to the Police? Could Police catch the crooks? Do you believe in the Police?
There is a good sign from the new Police Commander..he starts his job by stating a war to the street & neighbourhood crooks. He is doing some operation in bus terminals and other places to catch the crooks.
At least this is the start, you can not expect all those crooks will dissapear in a moment, but there is a hope from people for having nice and calm neighbourhood. Or you can not expect that by doing this the Police's Dept. will have people's respect immediatelly....Again, this just a beginning.
The Police have announced some call centers to the people through Media which will be the place for reporting the criminal cases. Hopefully this call centers will be utilized by the people for reporting the crime as soon as possible.


Laporkan Preman Juga Bisa Lewat SMS dan Email

Jakarta - Selain lewat telepon, aksi premanisme dan kejahatan jalanan dapat
dilaporkan sang korban melalui SMS maupun email. Layanan ini pun buka 24 jam
nonstop.

"Ini baru kita luncurkan, kita harap masyarakat bisa memberikan masukan dan
nomor ini terbuka 24 jam," kata Kepala Satuan Reserse Mobile (Kasatresmob),
AKBP Ahmad Rivai, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/11/2008).

Dikatakan dia, untuk SMS dapat dikirimkan ke 0815.9166060. Sedangkan untuk
telepon bisa hubungi 0811.81.3008 atau ke piket resmob di 5234.250.

"Kalau mau email juga bisa Resmob_pmj@yahoo.com. Kita akan berusaha
menangani pengaduan masyarakat tersebut," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Pelaksana Harian Kepala Bidang Humas Polda Metro
Jaya AKBP Mahbub menambahkan, masyarakat yang memiliki informasi premanisme
dan kejahatan jalanan dapat menelepon ke nomor 021. 523.429, dan
087.883.054.782. (aan/iy) - Nala Edwin - detikNews

JAKARTA, SELASA — Tidak nyaman karena banyak gangguan keamanan di sekitar
> lingkungan Anda, seperti banyaknya aksi pemalakan, premanisme, pungli, dan
> lainnya? Berikut ini nomor telepon yang bisa Anda hubungi.
>
> Polda DIY 08123876159
> Poltabes Semarang 08127107771
> Poltabes Surabaya 0811611980
> Polda Jatim 08121030086
> Poltabes Yogyakarta, 08157741415
> Poltabes Medan 081264920007

>
> Untuk yang tinggal di wilayah Jakarta dan sekitarnya
>
> Jakarta Pusat 0811902355
> Jakarta Selatan 08121118686
> Jakarta Timur 08122212212
> Jakarta Barat 081311197777
> Jakarta Utara 0811844321
> Bekasi 08170868686
> KP3 Bandara Sukarno Hatta 0811857170
> Depok 08123039065
> Kabupaten Bekasi 08121238989
> Kabupaten Tengerang 02193778989
> Metro Tangerang 081511118778
> KP3 Tanjung Priok 0811891213
> Kepulauan Seribu 0818617171.

>
> Kabareskrim Mabes Polri Irjen Susno Duadji menjamin laporan dari
> masyarakat
> bakal segera ditindaklanjuti. Kalau Kapolres setempat tidak
> menindaklanjuti
> laporan Anda, Laporkan saja langsung ke Kabareskrim Mabes Polri atau ke
> Diretorat I Kamtranas Bareskrim Mabes Polri. Nomor langsung ke Kabareskrim
> 08159771977
dan untuk Direktorat I di nomor 0217218041.
>
> "Namun, tolong buat laporan yang benar. Jangan mengerjai polisi. Semua
> polisi siap untuk membantu dan menangkap preman. Kalau ada Kapolres yang
> tidak menindaklajuti laporan, laporkan ke saya. Akan saya pecat," tandas
> Kabareskrim dalam keterangan pers, Selasa (4/11).
>
> Target operasi ini, ingin menciptakan Indonesia aman. "Jadi apapun yang
> membuat masyarakat tidak amanm, dan nyaman, kita tangkap. Seperti menarik
> parkir padahal sudah ditarik biaya parkiran secara resmi, itu termasuk
> premanisme. Harus ditangkap. Kalau pengelola parkiran tidak bisa
> menertibkan
> mereka, tutup saja," ujarnya. (PersdaNetwork/sugiyarto)

3 comments:

eeda said...

frankly, i felt safer when there were petrus years ago in jakarta. Me and my mum, weren't afraid anymore to go to Pasar Minggu ever since.

Prihandoko said...

oh my dear..killing is not the solution...I don't know what the solution is, but may be the best things to do are education and job opportunity...

eeda said...

I know, it was a short cut solution. But I have to admit, at that time, it was effective

 
© free template by Blogspot tutorial